Balon dari Project Loon-nya Google menyebabkan matinya sambungan listrik di sebuah kota di negara bagian Washington, AS. Diberitakan oleh NBC News, pihak Google telah memastikan adanya sebuah balon dari proyek akses internet lewat balon udara yang menabrak jaringan listrik dan menyebabkan sebagian penduduk terputus sambungan listriknya.
Balon udara dari Project Loon itu dikatakan sedang dalam proses mendarat pukul 01:00 dini hari waktu setempat saat menabrak sejumlah sambungan listrik. Google mengatakan sebelumnya telah memberitahukan otoritas penerbangan di Amerika Serikat akan rencana pendaratan itu.
Hal ini dilakukan untuk menghindari gangguan pada lau-lintas udara. Sayangnya, Google tak bisa benar-benar mengendalikan balon itu saat sudah sangat dekat dengan daratan.
Faktor seperti hembusan angin keras yang tiba-tiba terjadi bisa menyebabkan hal-hal tak terduga. Koran setempat, Yakima Herald Republic, melaporkan adanya petugas perbaikan yang menemukan "sejenis balon cuaca dengan lampu berkedip-kedip di kabel listrik".
Dilaporkan bahwa lokasi kejadian sudah beres dan rapih pada pukul 06:00 pagi waktu setempat. Menurut keterangan di situs Project Loon, balon udara mereka umumnya akan diturunkan pada lokasi yang sudah dipilih sebelumnya dan diyakini aman.
Setiap balon udara itu memiliki perlengkapan keamanan yang cukup baik. Misalnya, balon udara itu akan memiliki parasut yang terbuka otomatis jika balon mengalami pendaratan dengan kecepatan tinggi. Parasut ini juga akan berguna di kondisi darurat.
Project Loon adalah salah satu upaya "gila" Google untuk menghadirkan internet di lokasi yang terpencil dan pedesaan, yang biasanya memiliki sambungan buruk atau bahkan tidak ada. Setiap balon udara akan menjelajah stratosfer bumi, di atas jalur pesawat terbang komersial. selama beberapa bulan.
Balon yang terbang tentunya tidak hanya satu. Inti dari Project Loon adalah menyediakan sebuah jejaring balon yang saling melengkapi dan terbang secara bergiliran.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Gaplek Populer Week
-
from englishhany GaplekNews--In October, U.S. firm Apple confounded expectations of the release of an “iPhone 5,” instead launching the...
-
GaplekNews – Anda pernah mendengar aplikasi perangkat Android bernama AnDOSid? Aplikasi hacking ini beberapa waktu belakangan jadi cukup...
-
Gaplek News - Akhir Oktober lalu, Google meluncurkan aplikasi email yang mereka namai Inbox . Sampai saat ini, Inbox, yang tersedia untuk ...
-
Gaplek News - Google mengalami dualisme dalam menyediakan aplikasi pesan instan. Setelah memiliki Hangouts, kini Google meluncurkan aplikas...
-
Gaplek News -- Following August's dramatic price drop for the 3DS, Nintendo has announced that, come Friday, members of its Ambass...
-
Gaplek News - Masalah pengaturan keuangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) cukup serius. Ini mendorong, Commonwealth Bank Indonesia mengh...
-
GaplekNews - Aplikasi Online Pajak menargetkan dalam dua tahun sebanyak 100.000 perusahaan bisa menggunakan aplikasi pelaporan pajak perusa...
-
Gaplek News - Saat ini banyak pengguna perangkat Android yang hobi menggambar, melukis dan membuat sketsa menggunakan aplikasi yang ada per...
-
Mantan CEO Opera browser , John S. Von Tetzchner, mengumumkan telah meluncurkan perangkat lunak baru kembangannya untuk menjelajah dunia m...
-
Gaplek News --One of the men who found the body of missing mother Karen Swift said he might not have seen the body if kudzu had not been...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar