Tampilkan postingan dengan label android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label android. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Weather 360, aplikasi deteksi cuaca dengan desain yang memikat

Seperti dilansir dari Phone Arena, Weather 360 adalah aplikasi untuk mengetahui cuaca yang mempunyai desain yang unik dan berbeda dari aplikasi lain. Anda juga bisa menambahkan fitur lain seperti jam analog atau jam digital, dan informasi baterai smartphone dengan tampilan yang sangat menarik.

Aplikasi ini didukung oleh 3 penyedia cuaca terbaik, yaitu Wonderground, forecast.io, dan World Weather. Dukungan dari 3 penyedia cuaca tersebut membuat pengguna bisa memilih prakiraan cuaca yang paling tepat dan paling bisa diandalkan.

Animasi cuaca dibuat lucu dan menarik untuk berbagai jenis kondisi cuaca, baik untuk pagi ataupun malam hari. Anda juga dengan mudah melacak cuaca lokasi di sekitar Anda atau lokasi lain di seluruh dunia.

Untuk fitur, Anda bisa mengetahui informasi cuaca, lengkap dengan suhu saat itu, suhu maksimum dan minimum, kecepatan angin, hujan, dan kelembaban. Anda juga bisa mengetahui cuaca dalam 10 hari ke depan.

Weather 360 juga bisa diletakkan pada home screen di smartphone dan Anda bisa memilih sendiri tema yang ingin Anda gunakan. Ada juga store yang menyediakan berbagai tema dan desain tanpa batas. Anda juga bisa mengatur sendiri ikon cuaca, warna, dan pilihan jam sesuai selera.

Walaupun masih versi beta, pengguna Android sudah bisa mendapatkannya gratis di Google Play Store. Sedangkan untuk pengguna OS yang lain, Weather 360 sampai saat ini belum tersedia.

Senin, 01 Juni 2015

Android Pay Dapat Digunakan Membeli Aplikasi


GaplekNews - Perusahaan internet Google resmi mengumumkan Android Pay di acara Google I/O yang digelar beberapa waktu lalu. Perusahaan mengungkapkan bahwa sistem pembayaran ponsel tersebut akan menjadi bagian dari Android M.

Seperti dilansir dari laman Ubergizmo, Senin (1/6/2015), Android M akan memiliki fitur Android Pay yang didukung dengan sistem koneksi NFC. Namun, sistem ini juga sudah bisa berjalan pada perangkat Android yang masih mengadopsi versi 4.4 KitKat.

Selain dukungan NFC, perusahaan juga mengungkapkan bahwa Android Pay dapat digunakan dengan dukungan teknologi pengenal sidik jari atau fingerprint. Hal tersebut menunjukkan, Google sedang mengejar Apple Pay.

Dalam pagelaran acara yang digelar, Android Pay didemonstrasikan digunakan untuk melakukan pembelian minuman dari mesin otomatis. Diungkapkan bahwa Android Pay terlihat lebih mudah dibandingkan dengan Google Wallet, tanpa perlu aplikasi tambahan.

Pada demonstrasi tersebut, terlihat kemudahan penggunaan Android Pay dengan hanya melakukan tap atau menekan terminal NFC. Kabarnya, Android Pay juga akan dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas pembelian aplikasi Android.

Jumat, 01 Mei 2015

Aplikasi Smartphone Untuk Konsultasi Diabetes

GaplekNews - Dalam kurun waktu setahun, penderita diabetes melonjak sebanyak 600 ribu orang.

Data International Diabetes Federation 2014, Indonesia menempati posisi ke-5 negara dengan jumlah diabetesi (penderita diabetes) tertinggi, yakni 9,1 juta jiwa dan akan terus meningkat setiap tahunnya.

Jumlah ini setara dengan populasi penduduk Jakarta. Jika tidak dicegah, jumlah penderita diperkirakan mencapai 21 juta pada 2030 mendatang.

Sebagai upaya pencegahan diabetes, Soy Joy meluncurkan buku berjudul Diabetes and Me. Sesuai judulnya, buku ini berisi edukasi mengenai pentingnya mengenal diabetes, serta penanganan jika anggota keluarga mengalami diabetes.

Tak hanya itu, buku ini juga disertai resep-resep masakan yang aman untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Selain buku, kita juga dapat melakukan konsultasi diabetes dengan mudah. Caranya, dengan aplikasi bernama Dokter Diabetes New Version.

Aplikasi yang diluncurkan sejak Juni 2014 ini kini hadir dengan beberapa fitur baru yang semakin memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi seputar diabetes.

Fitur Live Chat dengan dokter spesialis yang menjadi unggulan aplikasi ini kini hadir lebih lengkap dengan penambahan dokter syaraf dan edukator diabetes. Ditambah fitur Check Up Records, yang memungkinkan pengguna melaporkan kadar gula darah, tensi darah, makanan yang dikonsumsi serta berat badan untuk dianalisis para dokter.

Selain itu, ada juga forum diabetes yang menjadi wadah bagi pengguna aplikasi untuk berdiskusi dengan pengguna lainnya.

Sejak diluncurkan, aplikasi ini telah diunduh 30 ribu orang. Bagi pengguna smartphone Android dan iOS, dapat mengunduh aplikasi ini di Playstore dan Appstore.

Senin, 20 April 2015

Aplikasi Alternatif Pemutar Musik di Android

GaplekNews - Aplikasi smartphone bernama Gramophone Music Player merupakan software pemutar musik yang dapat dijadikan alternatif di perangkat Android. Gramophone memiliki kelebihan, satu di antaranya adalah punya user interface yang cantik dan menawan.

Desain tampilan antarmuka yang dimiliki Gramophone tergolong bersih. Terdapat beberapa opsi tombol (button) untuk memutar file musik seperti, putar, matikan, stop sementar, percepat, perlambat serta putar ulang.

Dengan desain tersebut, pengembangnya mengklaim aplikasi ini jadi lebih mudah digunakan. Desain yang digunakan oleh aplikasi ini juga berbasiskan pada rancangan material desain Android 5.0 Lollipop.

Warna dari UI tersebut juga berubah secara dinamis menyesuaikan dengan konten utama (lagu yang sedang diputar).

Aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan Last.fm. Itu memungkinkan pengguna mendapatkan informasi tambahan mengenai biografi dari artis dan lagu yang sedang dimainkan.

Aplikasi baru saja diunggah pada dua hari lalu. Memiliki bobot (size) 2,1 MB dan telah dipasang sebanyak 10 hingga 50 ribu kali. Pengguna harus memiliki versi Android 4.1 (minimal) apabila ingin mengunduhnya.

Aplikasi ini juga ditawarkan secara gratis. Demikian seperti dikutip Google Play Store, Jumat (17/4/2015).

Jumat, 17 April 2015

SayTaxi, Aplikasi Android Pesan Taksi

GaplekNews - Kini pemesanan taksi tidak perlu lagi mengeluarkan biaya pulsa untuk menelepon. Cukup dengan aplikasi SayTaxi di Ponsel Pintar OS Android, sekali pencet, taksi yang dipesan akan datang dalam beberapa menit.

Layanan aplikasi tersebut baru ada di Jogja. Di Indonesia, layanan ini juga diklaim yang pertama dijalankan untuk moda transportasi umum, khususnya taksi.

“Kami menyediakan sebanyak 200 unit taksi yang tergabung dalam Taxi 373737 Group yang terintegrasi dengan aplikasi ini. SayTaxi merupakan bagian dari layanan konsumen selain pemesanan lewat telpon,” ujar Manager Operasional Taxi 373737 Group Herry Jaka Dwikoranta kepada Harianjogja.com di kantornya, beberapa waktu lalu.

Cara kerja aplikasi tersebut sangat mudah. Konsumen tinggal mendownload via smartphone dengan sistem operasi Android. Jika ingin memesan taksi, konsumen tinggal memencet tombol yang tersedia. Dalam waktu 10 menit -paling lama- taksi yang dipesan akan datang.

“Konsumen tidak perlu menyebut lokasinya. Sebab, kami akan mengetahui lokasi pengguna melalui jaringan GPS,” jelas Herry.

Adapun taksi yang datang, sambungnya, merupakan taksi yang terdekat dengan posisi pelanggan. Dengan GPS pada aplikasi tersebut, pelanggan juga bisa memonitor sejauh mana lokasi taksi yang dipesan dengan jarak yang dituju.

“Bahkan, pelanggan juga menerima identitas taksi tersebut. Mulai nama supir, warna taksi, nomor taksi dan lokasi taksi yang dipesan,” tukasnya.

Jika taksi yang dipesan tidak sesuai dengan keinginan, maka pelanggan bisa membatalkan dengan cara menekan tombol cancel pada aplikasi SayTaxi.

“Misalnya, pelanggan mau taksi Alphard tapi yang terkoneksi taksi Avanza, itu bisa dicancel sesuai kebutuhan pelanggan. Konsumen juga bisa memilih tipe taksi lainnya sesuai keinginannya,” tambah Herry.

Direktur Utama Taxi 373737 Group KPH Endro Kusumo mengatakan, semua taksi yang dioperasionalkan terintegrasi dengan sistem komputer. Semua traking taksi mampu terecord. Langkah tersebut bertujuan untuk memberi pelayanan maksimal bagi para penumpang.

“Dengan sistem ini, kami bisa mengevaluasi kinerja para pengemudi. Tentu ada mekanisme punish dan reward berjalan karena kami bisa memantau lokasi seluruh taksi,” ucapnya.

Kamis, 16 April 2015

Alternatif Play Store untuk Pengembang Aplikasi Android


GaplekNews - Programer Android di Indonesia selain ke Google Play, juga bisa mencoba toko aplikasi Mobo Market. Toko aplikasi ini sudah ada di Indonesia sejak 2013 lalu dan sedang mengatur langkah untuk mengembangkan daftar aplikasi lokal serta membuat sistem pembayaran sendiri.

Marketing Manager Baidu Indonesia, Iwan Setiawan mengatakan bahwa Mobo Market kini telah berisi 643.000 aplikasi terdaftar. Dari total tersebut, sebanyak 2000 aplikasi merupakan hasil karya pengembang piranti lunak Tanah Air.

"Dari keseluruhan aplikasi ada sekitar 2.000 aplikasi buatan lokal, developer-nya sendiri sekarang ada 283 orang. Targetnya, akhir 2015 ini kami bisa menambah sekitar 1.000 aplikasi dari developer lokal," Jelas Iwan di sela konferensi startup Echelon Indonesia, Rabu (15/4/2015).

"Keuntungannya di sini ya, kami punya fitur highlight yang menampilkan rekomendasi aplikasi berdasarkan tren yang sedang ada. Misalnya seperti ini," imbuhnya sambil menunjukkan banner bertuliskan Race Fast and Furious diheader Mobo Market.

Banner tersebut ketika diklik akan merujuk pada daftar game balap, antara lain berjudul Fast Racing 3D, Furious Car Driver 3D dan Fast Furious Driving Simulator. 

Dia melanjutkan, agar dapat masuk ke Mobo Market, pemilik aplikasi cukup mengirimkan file mereka dalam bentuk apk dan deskripsinya melalui e-mail. Selanjutnya, tim Mobo Market akan menyeleksi aplikasi tersebut berdasarkan konten. Aplikasi yang masuk juga dipindai untuk menghindari kemungkinan berisi malware.

"Screening kami cuma masalah keamanan saja, agar dapat dipastikan aplikasi tersebut aman dan bebas dari malware. Setelah itu akan kami langsung pajang di Mobo Market," terang Iwan.

"Indonesia punya banyak developer bagus tapi seringnya mereka tidak tahu cara mempromosikan karyanya," komentarnya.

Sistem pembayaran

Selain mengembangkan Mobo Market agar makin banyak menaungi developer lokal, perusahaan juga berniat membuat sebuah sistem pembayaran. Sistem pembayaran yang dimaksud hanya diterapkan untuk in-app-purchase atau pembelian item-item dalam sebuah game, sehingga mengunduh game bisa tetap gratis.

Iwan mengatakan, selama ini in-app-purchase dalam game di Mobo Market masih mengandalkan Google Play Store. Pengguna bisa membeli, namun uang tersebut dibayarkan kepada Google, melalui sistem billing mereka.

"Tahun ini kami fokus mengembangkan payment gateway, mencari developer dan partnership. Soal payment gateway ini untuk in-app-purchase saja, aplikasinya tetap gratis. Kalau sekarang kan pembayaran (in-app-purchase) masih lari ke luar, ke Google Play," terang Iwan.

"Sekarang kami belum mendapatkan rekanannya. Kami masih terbuka dan mencari rekan yang bisa menghubungkan antara bank, retail, voucher dan pulsa. Kalau ke depan ada project pemerintah seperti e-money pun kami akan sambut," tutupnya.

Selasa, 14 April 2015

Aplikasi Android Satu Ini Ubah Cara Gunakan Ponsel

GaplekNews - Bukan hanya janji semata, aplikasi ini secara harafiah dapat mengubah cara Anda menggunakan ponsel. Dengan aplikasi ini smartphone menjadi multitasking. 

Dikutip dari BGR, Selasa (14/4/2015), aplikasi tersebut membuat smartphone memiliki fungsi layaknya desktop. Sehingga pengguna tidak perlu bolak-balik beralih dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. 

Semuanya dapat dilakukan cukup dengan ponsel. Aplikasi Android ini bernama Flynx, datang dengan solusi sederhana dan elegan.

Menariknya, aplikasi Flynx dikembangkan oleh InfiKen Labs ini sediakan secara gratis. Aplikasi tersebut menggantikan default web browser pada ponsel Anda.

Tekan link di app apapun dan halaman di latar belakang. Pada saat yang sama, chatting muncul seperti ikon di sisi layar ponsel. 

Tekan ikon dan halaman akan langsung muncul di atas aplikasi apa pun yang mungkin digunakan saat itu. Layanan kemudian dibaca dan menyimpan halaman online agar dapat dibaca di lain waktu meskipun secara offline, seperti Instapaper.

Aplikasi ini benar-benar mengubah cara kerja perangkat mobile Anda. Kini semua hal bisa dilakukan cukup dengan genggaman Anda.

Kamis, 09 April 2015

Aplikasi Periscope Segera Hadir Untuk Perangkat Android


GaplekNews - Pekan lalu Twitter meluncurkan aplikasi Periscope, yang merupakan jawaban untuk menandingi aplikasi Meerkat. Namun sayangnya, aplikasi Periscope hanya tersedia di perangkat iOS. Banyak pihak kemudian bertanya-tanya apakah Twitter akan berniat untuk merilis aplikasi Periscope untuk perangkat berbasis OS Android, ataukah Twitter akan menjadikan aplikasi Periscope sebagai aplikasi untuk iOS eksklusif.

Ternyata pengguna bisa bernapas lega, karena Twitter akhirnya berencana untuk merilis aplikasi Periscope untuk perangkat berbasis OS Android dalam waktu dekat. Dilansir dari Ubergizmo, (05/04), kabar tersebut bermula dari sebuah postingan tim pengembang Twitter yang menjawab di blog mereka, di mana mereka menanggapi pertanyaan dari pengguna aplikasi Periscope.

Mereka bertanya apakah Team di Twitter akan menghadirkan aplikasi ini versi Android atau tidak. Lalu tim pengembang di Twitter menjawab, "Iya, dan segera! Kami sedang bekerja keras untuk terus menguji aplikasi ini untuk bekerja di perangkat berbasis OS Android." Namun sayangnya mereka tidak mengkonfirmasi kapan tanggal rilis aplikasi Periscope di perangkat berbasis OS Android.

Bagi mereka yang masih awam tentang aplikasi Periscope, sebenarnya agak mirip dengan aplikasi Meerkat. Aplikasi ini pada dasarnya memungkinkan pengguna untuk menyiarkan video streaming langsung menggunakan perangkat mobile mereka.

Pengguna dari platform mobile akan dapat menampilkan siaran live streaming saat peristiwa sedang terjadi. Jadi jika Anda seorang reporter yang meliput pameran atau kecelakaan, Anda akan dapat tayangan secara live streaming meski saat Anda berjalan-jalan. Periscope juga akan memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan dan chatting dengan satu sama lain sambil menonton live streaming.

Rabu, 08 April 2015

BBM peringkat kedua di antara aplikasi pesan Android

GaplekNews - Menurut data dari Quettra, seperti dilansir Phone Arena, BBM berada di tingkat kedua di antara 22 aplikasi messaging dan jejaring sosial Android.

Data menunjukkan bahwa BBM mempertahankan 93 persen dari penggunanya setelah 30 hari penelitian, jauh di atas rata-rata tingkat retensi 43 persen semua aplikasi dalam penelitian tersebut.

Penelitian itu juga memperlihatkan 89 persen dari pengguna BBM tetap setia setelah 60 hari. Setelah 90 hari, angka tersebut turun menjadi 82 persen.

Satu-satunya aplikasi pesan yang mengungguli BBM adalah Facebook. Dari 52 juta pengguna Facebook yang dipantau oleh Quettra, luar biasanya 98 persen dari mereka masih menggunakan aplikasi setelah 90 hari penelitian. Sedangkan Twitter memiliki angka yang jauh lebih kecil yakni 31 persen dari 19,4 juta pengikut Twitter yang disurvei.

Quettra melacak penggunaan aplikasi pada 75 juta ponsel Android di seluruh dunia yang merupakan 6 persen dari pengguna global. Aplikasi pesan yang dipantau untuk penelitian tersebut di antaranya Facebook, BBM, WhatsApp, WeChat, Instagram, Snapchat, Tumblr dan Twitter.

Selain platform BlackBerry, BBM sendiri telah dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Android, iOS dan Windows Phone.

Sabtu, 28 Maret 2015

LinkedIn Luncurkan Aplikasi Lowongan Kerja di Perangkat Android

GaplekNews - LinkedIn saat ini semakin memperkuat posisinya sebagai jejaring sosial untuk kalangan pekerja profesional dan eksekutif. Dan bagi Anda pengguna media sosial Linkedin, tentu Anda masih ingat pada tahun lalu LinkedIn meluncurkan aplikasi pencari lowongan kerja untuk perangkat iOS yang disebut LinkedIn Job Search. Dimana aplikasi tersebut ditujukan agar pengguna LinkedIn dapat lebih mudah menelusuri lowongan kerja yang ada di website LinkedIn melalui perangkat mobile. Dan kini setelah dinanti-natikan, giliran perangkat Android yang akan menerima aplikasi pencari lowongan kerja tersebut.

Seperti yang dilansir dari The Next Web, pihak Linkedin menambahkan bahwa aplikasi baru ini memiliki fitur-fitur yang tidak berbeda jauh dengan iOS, karena aplikasi tersebut awalnya dibangun dari untuk Android. Jadi apabila dilihat, aplikasi untuk Android memiliki kesamaan dengan yang ada di iOS dengan beberapa sentuhan Android-esque pada sisi tabs.

Seperti yang ada di iOS, aplikasi tersebut dimaksudkan untuk membantu dalam pencarian pekerjaan dalam waktu senggang. Jadi Anda bisa mencari pekerjaan dengan memasukkan filter judul, lokasi, perusahaan, industri dan level senioritas. Anda juga mendapatkan rekomendasi berdasarkan dari riwayat penelusuran dan akan mengingatkan anda ketika daftar pekerjaan yang ditetapkan sudah berakhir.

Namun yang menarik, LinkedIn juga memperlihatkan perbedaan tampilan gambar-gambar antara pengguna Android dan iOS dalam platformnya. Seperti California dan New York adalah pengguna terbanyak untuk perangkat iOS, sedangkan pengguna perangkat Android hampir menguasai di Wisconsin, Georgia dan Florida. Dan juga pengguna Android mengirim banyak undangan ke LinkedIn ketika pengguna iOS melakukan pencarian tersebut.

Dalam penggunaannya, pengguna Android lebih cenderung untuk penggunaan di bidang IT dan programming sedangkan pengguna Apple cenderung lebih pada manajemen kesehatan dan desain grafis.

Dan untuk dapat menggunakan aplikasi ini Anda bisa mengunduhnya di ponsel Android Anda dalam versi inggris pada toko aplikasi Android yaitu Play Store Anda sekarang.

Sabtu, 21 Maret 2015

Jofom, Aplikasi Lowongan Kerja Lulusan SMA dan SMK

GaplekNews - JOBSTREET.COM meluncurkan aplikasi terbaru bagi para pencari kerja lulusan sekolah menengah dan kejuruan di Indonesia. Aplikasi yang diberi nama Jofom dan berbasis Android ini memudahkan masyarakat untuk mencari pekerjaan hanya dengan melalui telepon pintar. 

Jofom sekaligus menjadi aplikasi pertama di Indonesia yang khusus memberikan informasi lowongan kerja bagi sektor informal/nongelar. Lahirnya Jofom sekaligus menjadi angin segar bagi lebih dari 16 juta para pencari kerja sektor informal. Karena faktanya, jumlah tenaga kerja terbesar di Indonesia berasal dari kelas pekerja dengan total lebih dari 46 juta pekerja. 

Ada beberapa fitur unggulan dalam aplikasi Jofom, di antaranya pelamar dapat menghubungi langsung pihak user dan melakukan wawancara atau datang langsung untuk melakukan wawancara (walk in interview ) sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. 

Aplikasi ini sudah ada di Google Play Store pada 17 September 2014 dan sampai saat ini telah diunduh oleh lebih dari 12.000 pengguna dan halaman lowongan kerja telah dilihat lebih dari 500.000 pengguna serta memiliki lowongan lebih dari 2.000 lowongan kerja per harinya. Bagi yang ingin mencoba aplikasi ini, dapat mengikuti proses sebagai berikut. 

Bagi para pencari kerja, cukup ketik Jofom di Google Play Store, kemudian pilih instal. Setelah berhasil mengunduh dan instal aplikasi ini, Anda akan diminta untuk mencantumkan nomor ponsel Anda yang valid untuk mendapatkan SMS kode verifikasi. Kemudian cantumkan kode yang sudah Anda dapatkan pada aplikasi Jofom dan pilih “lanjut”. 

Setelah itu, Anda dapat melihat detil informasi lowongan kerja, lokasi, serta gaji yang ditawarkan untuk posisi yang diinginkan. Proses terakhir bagi pencari kerja adalah dapat langsung menghubungi perusahaan untuk melakukan wawancara singkat serta mendapatkan jadwal wawancara lebih lanjut.

Tidak hanya pencari kerja, perusahaan atau pencari tenaga kerja pun dapat menggunakan aplikasi Jofom. Adapun proses untuk perusahaan atau pencari tenaga kerja dalam menggunakan aplikasi Jofom sebagai berikut. Proses instalasi dan verifikasi sama dengan proses pencari kerja sebelumnya. 

Setelah dapat menggunakan aplikasi Jofom, para rekruter dapat memilih tayangkan iklan pada pojok kanan bawah aplikasi. Kemudian tulis detail informasi lowongan kerja yaitu posisi yang ditawarkan, gaji, lokasi pekerjaan, nomor telepon yang dapat dihubungi, dan kemudian pilih “tayangkan”. 

Fitur terakhir yang menjadi andalan aplikasi ini adalah wawancara langsung (walk in interview ), rekruter dapat langsung mengundang para pencari kerja untuk langsung hadir dan melakukan wawancara. JobStreet juga memberikan kredit pemasangan iklan gratis sebanyak lima lowongan bagi perusahaan yang menggunakan aplikasi ini.

Kamis, 19 Maret 2015

MiXplorer, Aplikasi Manajer File Powerful di Android

GaplekNews - MiXplorer adalah salah satu aplikasi manajer file paling powerful saat ini di Android. Aplikasi tersebut tak hanya menawarkan fitur yang super lengkap, tetapi juga antarmuka modern khas Material Design. Aplikasi manajer file sendiri adalah salah satu aplikasi wajib bagi pengguna Android untuk kemudahan manajemen file dan keperluan lainnya.

Menurut Phone Arena, MiXplorer ini adalah salah satu aplikasi manajer file terbaik untuk Android. Aplikasi ini dikembangkan oleh developer independen yang berdedikasi diwaktu luang mereka. Nilai lebih dari MiXplorer adalah tidak ada pengaruh perusahaan atau tujuan monetisasi, iklan atau pelanggaran privasi pengguna.

Sama seperti aplikasi manajer file lainnya, MiXplorer ini menyediakan fungsi dasar Copy, Paste, dan Cut. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan unlimited tab browser, mendukung modus landscape, fungsi drag n drop, pelbagai view mode, dan banyak lagi. Berikut ini adalah fitur unggulan aplikasi MiXplorer untuk Android.

Kustomisasi opsi yang memungkinkan pengguna memilih warna apapun.
- Unlimited Tabbed browsing dan panel ganda dalam modus landscape dengan fungsi Drag and Drop antara panel.
- Operasi Copy, Move, Tempel.
- Berbagai View Mode dan pilihan sortasi untuk setiap folder.bookmark drawer yang dapat dikostumisasi dengan jenis file penting yang sudah dikategorikan.Fungsi pencarian lanjutan.
- Ekspor / Impor semua preferensi, bookmark, dan skin yang dapat dikostumisasi.
- Membuka file zip dalam penyimpanan jaringan.
- Terintegrasi dengan penyedia penyimpanan 19 awan, selain awan dengan dukungan WebDAV seperti Yandex.ru, ownCloud, 4Shared, MyDrive.ch, DriveHQ, CloudMe, CloudSafe.
- Akses root untuk operasi lanjutan.
- Pengguna dan Sistem aplikasi manajemen dengan kemampuan backup data untuk perangkat yang telah di-root.
- Dukungan EncFS untuk semua penyimpanan.
- Dukungan enkripsi file dan dekripsi menggunakan format file Aescrypt.
- Built-in FTP / HTTP Server.MP3 Tag Editor.
- Built-in Image Viewer (dengan dukungan animasi GIF).
- Dilengkapi Powerfull Text Editor.
- Mendukung SAMBA, FTP, SFTP, WebDAV, Bluetooth.

Rabu, 18 Maret 2015

Ongkir, Aplikasi Penghitung Tarif Kirim Paket

GaplekNews - Lima mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (TI UMM) menciptakan aplikasi Ongkir alias Ongkos Kirim. Aplikasi ini bisa diunduh melalui smartphone berbasis sistem operasi Android.
 
Yusuf Fachroni, Puput Dwi Putri, Sofyan Antoniawan, Andi Rizki, dan Aulia Wardhana membuat tim bernama PaperPlay Studio untuk mengembangkan aplikasi Ongkir. PaperPlay Studio juga merupakan bendera usaha untuk produk mereka.
 
Yusuf mengatakan PaperPlay Studio sudah membuat sepuluh aplikasi Android selain Ongkir. “Aplikasi Ongkir yang paling mendapat apresiasi. Buktinya, sejak September tahun lalu sudah digunakan oleh lebih dari 10 ribu pengguna,” kata Yusuf, Rabu, 18 Maret 2015.
 
Ongkir merupakan aplikasi yang berfungsi mengecek besaran ongkos kirim berdasarkan kota asal dan kota tujuan, serta berat paket untuk jasa pengiriman lewat PT Pos Indonesia, PT Titipan Kilat (Tiki), dan PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).

Aplikasi Ongkir juga bisa dipakai mengkalkulasi besaran ongkos kirim termurah yang bisa digunakan. “Ongkos kirim termurah itu sangat membantu para mahasiswa karena merekalah pengguna terbanyak aplikasi Ongkir. Pengguna memang banyak memanfaatkannya untuk transaksi jual beli,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, pembuatan aplikasi Ongkir bermula dari kendala yang kerap dialami Yusuf dalam penjualan secara online. Ia kesulitan menentukan besaran ongkos kirim ke konsumen. Sistem operasi Android dipilih karena fleksibel, tidak terikat pada satu merek smartphone tertentu, dan bersifat open source. Beberapa vendor terkenal, seperti Samsung, Sony Erricson, LG Nexus, sudah memakai Android.
 
Supaya makin menarik pengguna, Yusuf dan kawan-kawan sudah membenamkan fitur “Lacak Paket”. Dengan fitur itu, pengguna bisa melacak lokasi paket pengiriman berdasarkan kode resi sehingga transaksi jual beli bisa lebih cepat dan efisien.

Google Perketat Pengawasan Aplikasi Baru

GaplekNews - Google Play Store selama ini dicap sebagai pasar liar jika dibandingkan App Store kepunyaan Apple Inc, namun hal ini akan berubah.

Google akan mensyaratkan peninjauan aplikasi oleh manusia—bukan mesin—sebelum merilisnya serta memakai sistem pemeringkatan baru berbasis usia. Keduanya dirancang untuk lebih mengendalikan aplikasi yang disediakan Play, sehingga mereka tidak melanggar kebijakan Google. Pengguna, terutama yang masih muda, juga akan mendapatkan aplikasi dan game yang sesuai.

Dalam sebuah tulisan blog, Selasa, Google mengatakan satu tim ahli telah mulai meninjau semua aplikasi sebelum dirilis “untuk melindungi komunitas lebih baik dan memperbaiki katalog aplikasi.” Dengan ini, Google pun lebih cepat mengetahui pelanggaran kebijakan pengembang.

Sebelumnya, Google merilis aplikasi terlebih dulu, baru memakai software untuk memeriksa masalah. Perusahaan telah menarik beberapa app dari Google Play setelah dirilis. Tahun lalu, Google menarik aplikasi bernama “Disconnect Mobile” lantaran bentrok dengan app lain.

Dengan perubahan ini, Google kian menyamai pendekatan Apple, yang mengerahkan sebuah tim guna memeriksa setiap konten dan fungsi app—beserta pembaruannya—sebelum diperbolehkan tampil di App Store.

Software dari Google sanggup menelusuri foto-foto dalam aplikasi dan game yang tidak mematuhi kebijakannya, kata Purnima Kochikar, direktur pengembangan bisnis untuk Google Play. Menurutnya, sistem mesin ini kurang efektif dalam memeriksa situasi yang lebih rumit, seperti masalah hak properti intelektual.

Contohnya, aplikasi yang menawarkan tip dan trik bermain game lain terkadang ditandai sebagai pelanggaran hak cipta properti intelektual. Namun beberapa pengembang justru ingin aplikasi lain membantu pengguna game-nya. Review dari manusia dapat membantu memecahkan masalah seperti itu, kata Kochikar.

Google juga merilis sistem pemeringkat app dan game baru berdasarkan pengguna yang ditarget. Google memakai lisensi sistem pemeringkatan yang dikembangkan oleh International Age Rating Coalition, kelompok organisasi pengawas industri seperti Entertainment Software Rating Board (ESRB). Sistem pemeringkatan yang sama juga dipakai dalam videogame.

Peringkat ini didasarkan pada jawaban pengembang terhadap kuesioner konten. Jika pengembang tidak melengkapi kuesioner, aplikasinya akan ditandai “belum diperingkat” dan mungkin diblok di beberapa area atau untuk pengguna tertentu. Beberapa negara mewajibkan app diperingkat berdasarkan usia, menurut Eunice Kim, manajer produk Google Play.

Di Amerika Utara, ESRB menawarkan enam rating berbasis usia, dari EC (early childhood atau masa kanak-kanak awal) sampai AO atau adult only (khusus dewasa). Sebagian besargame mendapat E atau everyone (semua orang), termasuk permainan mobile yang kebanyakan menyasar pemain awam.

Belakangan ini, beberapa mobile game mulai menargetkan “gamer kelas berat,” kata Patricia Vance, presiden ESRB yang berbasis di New York. Pemain seperti ini “menginginkan permainan yang lebih susah, sehingga kontennya tak selalu sesuai untuk semua umur,” tambahnya.

Dengan memberikan peringkat untuk Google Play dan peritel aplikasi lain, ESRB ingin “menstandarkan alat yang selama ini dipakai pengguna untuk menentukan keputusan belanja mereka,” kata Vance.

Humas Apple menolak mengomentari perubahan kebijakan Google ini. Apple memiliki empat peringkat umur untuk App Store: 4+, 9+, 12+, dan 17+. Humas Apple mengatakan ratingaplikasi didasarkan pada penilaian mereka sendiri. Untuk membantu pengembang, Apple memberikan panduan berdasarkan rating dari ESRB.

Selasa, 17 Maret 2015

Lapor Pajak Bisa Lewat Aplikasi Android Pajak E-Filing

GaplekNews - Pajak merupakan kewajiban setiap warga negara. Namun saat ini masih banyak yang kesulitan bagaimana melaporkan pajak, lebih-lebih mengisi form Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh). Namun seiring majunya teknologi informasi dan menjamurnya pengguna ponsel pintar, saat ini lapor pajak bisa lewat aplikasi android.

Ya, baru-baru ini Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan meluncurkan aplikasi android e-filing SPT 1770 SS untuk memberikan kemudahan pengisian dan penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh).

Bagi para pengguna perangkat berbasis Android dapat lebih mudah menyampaikan pajak dengan aplikasi berbasis android tersebut untuk lebih memudahkan dalam pengisian dan penyampaian SPT PPh secara online.

Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store dengan menggunakan kata kunci  “efiling 1770 SS” atau dapat langsung mengklik link https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.pajak.efiling. Formulir ini dikhususkan bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp60 juta setahun.

Untuk dapat menggunakan fasilitas e-filing, Wajib Pajak harus terlebih dahulu memiliki Electronic Filing Identification Number (e-FIN) yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak. Untuk mendapatkan e-FIN tersebut, Wajib Pajak bisa meminta ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat untuk mengajukan permohonan penerbitan atau melalui permohonan penerbitan secara kolektif melalui pemberi kerja.

Wajib Pajak yang telah menerima e-FIN kemudian melakukan pendaftaran melalui laman Direktorat Jenderal Pajak melalui https://djponline.pajak.go.id/registrasi atau menu registrasi pada aplikasi android e-filing.

Aplikasi ini dapat langsung digunakan setelah tahapan pendaftaran ini selesai dilakukan. Namun karena saat ini menamur aplikasi tiruan semacamnya, pihak Ditjen Pajak mengingatkan tidak bertanggungjawab terhadap penyalahgunaan data atau informasi milik Wajib Pajak sebagai akibat penggunaan aplikasi yang bukan aplikasi resmi yang disediakan Ditjen Pajak.

Selasa, 27 Januari 2015

Facebook Uji Coba Aplikasi untuk Android Murah

GaplekNews - Facebook melakukan uji coba terhadap aplikasi yang khusus diciptakan bagi gawai Android dengan harga murah. Aplikasi bernama Lite ini bakal menampilkan Facebook dengan versi yang lebih simpel.

Penampilan yang simpel bertujuan menghemat pemakaian data Internet penggunanya. Ukuranfile Lite pun hanya 252 kilobita. 

"Ini untuk mengakomodasi pengguna Android yang berada di tempat dengan jaringan 2G atau saat jaringan buruk," sebagaimana dilansir situs Tech Crunch, Selasa, 27 Januari 2015. 

Lite akan hadir di sejumlah negara di Asia dan Afrika, antara lain Bangladesh, Nepal, Nigeria, Afrika Selatan, Sudan, Sri Lanka, Zimbabwe, dan Vietnam. Peluncuran rencananya dilaksanakan akhir pekan ini.

Facebook menyatakan, meskipun mengusung penampilan sederhana, aplikasi tersebut tetap dilengkapi fitur bawaan Android. Notifikasi serta kamera yang terintegrasi tetap dapat dijumpai lewat Lite.

Rupanya, ada alasan lain Facebook meluncurkan aplikasi untuk negara berkembang. Afrika dan Asia Tenggara kini merupakan pasar yang sangat potensial bagi perusahaan teknologi. Adapun India menjadi pasar dengan pertumbuhan telepon pintar tercepat di wilayah Asia-Pasifik pada kuartal ketiga 2014.

Memacu Internet di negara berkembang bukan merupakan hal baru bagi media sosial paling populer sejagat ini. Facebook sebelumnya telah memperkenalkan proyek nonprofit bernama Internet.org yang bertujuan memperluas akses Internet. Proyek ini dijalankan bersama sejumlah perusahaan teknologi, antara lain Ericsson dan Opera Software. 

Facebook menyatakan Lite memperoleh tanggapan positif. Perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California, ini mengklaim total unduhannya mencapai 10 ribu. "Dari lima bintang, sebanyak 693 reviewers memberirating 4,6," tulis Facebook.

Senin, 17 November 2014

UGM luncurkan aplikasi pertanian berbasis Android

Gaplek News - Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada meluncurkan aplikasi penyuluhan pertanian berbasis android dan "short message service" (SMS) yang diberi nama "Petani".

"Aplikasi itu dimaksudkan untuk memudahkan petani untuk berkomunikasi dengan para pakar petanian dari UGM," kata Dekan Fakultas Pertanian UGM Jamhari usai peluncuran aplikasi "Petani" di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, pihaknya mencoba memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk kegiatan penyuluhan pertanian karena semakin terbatasnya tenaga penyuluh dalam menjangkau semua petani.

"Aplikasi itu diharapkan bisa menjangkau petani untuk bisa mendapatkan informasi terkini terkait solusi permasalahan pertanian yang mereka dihadapi," katanya.

Ia mengatakan Fakultas Pertanian juga menyediakan mobil khusus yang akan meninjau langsung kondisi petani di lapangan setelah mendapat informasi dari petani.

"Kami sediakan mobil hijau klinik pertanian, menindaklanjuti setiap SMS dari petani yang masuk," katanya.

Menurut dia, untuk mendukung aplikasi "Petani" itu pihaknya melibatkan pakar-pakar yang terdiri atas para dosen pertanian UGM dari berbagai bidang ilmu seperti ilmu tanaman, ilmu tanah, ilmu penyakit dan hama, budi daya tanaman, dan sosial ekonomi pertanian.

"Petani bisa memberitahukan masalahnya yang dilengkapi dengan foto sehingga bisa diketahui oleh para pakar dalam mendiagnosa dan memberitahukan bagaimana cara pengendaliannya," katanya.

Ia mengatakan aplikasi "Petani" itu akan bekerja sama dengan para penyuluh pertanian di daerah. Setiap persoalan yang disampaikan petani akan diteruskan kepada penyuluh untuk segera bertemu langsung dengan petani yang bersangkutan.

"Fakultas Pertanian UGM akan memberikan sertifikat bagi penyuluh yang aktif dalam menyelesaikan masalah petani," katanya.

Direktur 8villages Indonesia, perusahaan penyedia layanan aplikasi "Petani", Anita Hesti mengatakan layanan aplikasi itu dibuat khusus untuk petani dengan tidak menarik biaya sepersen pun. Bahkan, setiap informasi yang disampaikan petani akan dijawab oleh pakar dalam tempo 1x24 jam.

"Kami hanya menawarkan teknologi informasi dan web. Kalau ada petani belum punya android, mereka bisa mendaftar melalui SMS," katanya.

Menurut dia, aplikasi "Petani" bisa didapatkan dengan cara mengunduh aplikasi dengan mengunjungi link http://www.8villages.com/petani atau mengirim sms IKUTI RPP (nomor ponsel yang digunakan) kirim ke 2000.

Jumat, 14 November 2014

Google Rilis Aplikasi Pengganti SMS

Gaplek News - Google mengalami dualisme dalam menyediakan aplikasi pesan instan. Setelah memiliki Hangouts, kini Google meluncurkan aplikasi serupa yang diberi nama Messenger.

Aplikasi Messenger telah tersedia di Google Play Store pada Kamis (13/11). Ia hadir dengan tampilan yang sesuai dengan kaidah Material Design di sistem operasi Android versi 5.0 (Lollipop).

Selain sebagai pesan instan, Messenger juga bisa dipakai sebagai pengelola SMS dan MMS di ponsel Android, lalu bisa pula dimanfaatkan untuk Google Voice.

Yang menarik, Messenger menyediakan fitur pengarsipan, memblokir pesan SMS, dan memberi nada dering khusus untuk kontak tertentu.

Tak semua ponsel Android dapat memasangnya. Hanya ponsel Android bersistem operasi versi 4.1 (Ice Cream Sandwich) atau versi lebih baru yang bisa dipasangkan Messenger.

Messenger nampaknya akan memakan eksistensi Hangouts. Google sendiri belum mengumumkan pasti soal nasib Hangouts.

Saat ini, pangsa pasar pesan instan masih dikuasai oleh WhatsApp yang memiliki sekitar 600 juta pengguna aktif. Facebook, yang memiliki aplikasi Facebook Messenger, mengklaim telah memiliki 500 juta pengguna pada November 2014.

Beam Messenger, Aplikasi Chatting yang Super Jujur

Gaplek News - Salah satu keunggulan chatting via teks adalah bisa mengedit kata-kata sebelum dikirimkan. Anda tidak perlu menekan tombol "kirim" sebelum teks yang akan dikirimkan sempurna. Bahkan, beberapa aplikasi chatting seperti BlackBerry Messenger (BBM) mampu untuk membatalkan pengiriman pesan meskipun telah terkirim.

Nah, apa jadinya kalau aplikasi chatting justru dapat membuat teman berkomunikasi Anda mengetahui apa yang sedang Anda ketik secara real time?

Mengutip laman Business Insider, Jumat (14/11/2014), sebuah aplikasi baru bernama Beam Messenger bisa melakukan hal itu. Dengan aplikasi ini, teman chatting Anda dapat melihat apa yang coba Anda ketikkan, kata per kata, typo per typo.

Hadirnya aplikasi ini kemudian direspon oleh beberapa pihak. Buzzfeed misalnya, mengatakan bahwa aplikasi ini "terrifyingly transparent," atau "transparansi yang menakutkan."

Menurut pengembang aplikasi ini, manusia memang cenderung ragu-ragu dalam banyak hal, termasuk berkomunikasi. Nah, aplikasi ini setidaknya mampu untuk meningkatkan tingkat kejujuran seseorang.

Anda dapat mengunduh Beam Messenger di toko online Android, Google Play Store. Menurut situs resmi Beam Messenger, aplikasi ini juga akan segera hadir untuk platform iOS.  

Kamis, 13 November 2014

10 Aplikasi Android Terbaik Untuk Menggambar, Melukis dan Membuat Sketsa

Gaplek News - Saat ini banyak pengguna perangkat Android yang hobi menggambar, melukis dan membuat sketsa menggunakan aplikasi yang ada perangkat komputer atau laptop di bandingkan dengan tablet atau smartphone Android. 

Tapi seiring perkembangan waktu banyak orang yang mulai beralih menggunakan perangkat Android ketika di perangkat ini sudah banyak aplikasi Android yang bisa digunakan untuk membuat skesta, melukis atau menggambar di perangkat tablet atau smartphone yang menggunakan stylus seperti Samsung Galaxy Note dan tablet Samsung Galaxy Note.

Mungkin banyak diantara kita yang belum mengetahui aplikasi apa saja yang digunakan untuk menggambar, melukis dan membuat sketsa di perangkat Android. 

Berikut 10 Aplikasi Android Terbaik Untuk Menggambar, Melukis dan Membuat Sketsa : 

1. Artflow. ArtFlow bekerja dengan baik jika menggunakan Samsung S Pen atau Nvidia DirectStylus, tetapi Anda pasti dapat menikmati banyak fitur bahkan jika Anda tidak memiliki perangkat yang dilengkapi dengan stylus sekali pun. Aplikasi ini memiliki lebih dari 70 kuas dan alat-alat, hingga 16 lapisan, undo tak terbatas dan mengulang (ini dibatasi oleh perangkat penyimpanan yang tersedia), dan kanvas hingga 4096 x 4096 piksel (tergantung pada memori yang tersedia). ArtFlow dapat didownload secara gratis, tetapi Anda harus membeli lisensi Pro jika Anda ingin memiliki akses ke lebih banyak fitur. 

2. Painter Mobile. Aplikasi ini dikembangkan oleh Corel, Painter Mobile memungkinkan Anda membuat sketsa dan melukis di mana saja, dan dengan mudah mengimpor file ke Corel Painter untuk desktop. Selain fungsi dasar dan alat-alat yang kebanyakan aplikasi gambar, Painter Mobile memiliki banyak fitur lainnya, termasuk efek unik, simetri lukisan, dua rotasi jari kanvas, dan kemampuan untuk bekerja dengan sampai 20 lapisan. Painter Mobile untuk Android dapat di download secara gratis. 

3. Silk Paints Drawing. Silk Paints bukan aplikasi gambar biasa, karena memungkinkan Anda menggunakan cat dengan unik serta multi-kuas untuk menciptakan "keajaiban" pemandangan. Selain berbagai set up kuas, app fitur "Live Track", memungkinkan Anda untuk merekam dan memutar ulang gambar, dan membuat wallpaper hidup. Aplikasi ini dapat didonwload secara gratis. 

4. SketchBook Express. SketchBook Express adalah aplikasi untuk profesional yang dirancang untuk perangkat Android dengan layar minimal 4 inci. Aplikasi ini menggunakan mesin yang sama dengan lukisan SketchBook Pro untuk desktop, menampilkan sikat canggih, 4 mode gambar yang berbeda, lapisan kontrol penuh (dengan hampir 20 mode campuran), 2500% zoom, Free Transform tool, dan banyak lagi. Aplikasi ini dapat didownlaod secara gratis. 

5. Magic Paint Kaleidoscope. Aplikasi ini memungkinkan Anda menggambar gambar kaleidoskopik secara gratis, menampilkan berbagai sikat, delapan mode kaleidoskop, dan galeri untuk menyimpan semua kreasi Anda. Selain itu, Anda dapat memutar ulang kaleidoscopes Anda sebagai animasi. 

6. LayerPaint. LayerPaint jelas mendukung beberapa layers (lapisan), yang memungkinkan Anda untuk melukis dan menyimpan file dalam format PSD. Aplikasi ini memiliki fitur mode profesional dan banyak kuas dan alat-alat. Aplikasi ini dibanderol dengan harga Rp. 37.000,-.

7. Clover Paint. Clover Paint adalah aplikasi kaya fitur yang pada awalnya agak susah, tetapi setelah terbiasa sebenarnya aplikasi ini sederhana dan mudah digunakan. Anda akan dapat menggunakan kuas dan lapisan sistem yang canggih, hotkeys kustom dan cara pintas, dan file PSD. Aplikasi Clover Paint dibanderole dengan harga Rp. 90.258,-. 

8. Sand Draw. Seperti namanya, aplikasi ini memungkinkan Anda menggambar secara "realistis" seperti pasir. Sand Draw adalah tersedia secara gratis, dan berbayar. Perbedaannya memiliki fitur "melihat laut", tekstur pasir yang berbeda, dan kemampuan untuk menambahkan objek pantai (gulma, kerang laut, batu dan lain-lain). 

9. Sketch Master. Disajikan sebagai "aplikasi profesional untuk melukis dan menggambar”, Sketch Master telah diinstal lebih dari 1 juta kali. Ia menawarkan antarmuka sederhana, berbagai sikat, fitur text-to-path, color picker, lapisan tak terbatas dengan opacity yang disesuaikan, hingga 3000% zoom, dan banyak lagi. Sketch Master dapat di download secara gratis. 

10. My Paints. My Paints adalah aplikasi sederhana dan mudah untuk digunakan untuk melukis ymenggunakan kanvas baru, atau menggambar pada foto yang sudah Anda miliki. Versi gratis memiliki iklan, dilengkapi dengan modus anak-anak, dan memungkinkan Anda memutar ulang sesi gambar Anda. Sedangkan versi berbayar memiliki fitur dan kuas lebih banyak. 

Gaplek Populer Week