Tampilkan postingan dengan label google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label google. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Weather 360, aplikasi deteksi cuaca dengan desain yang memikat

Seperti dilansir dari Phone Arena, Weather 360 adalah aplikasi untuk mengetahui cuaca yang mempunyai desain yang unik dan berbeda dari aplikasi lain. Anda juga bisa menambahkan fitur lain seperti jam analog atau jam digital, dan informasi baterai smartphone dengan tampilan yang sangat menarik.

Aplikasi ini didukung oleh 3 penyedia cuaca terbaik, yaitu Wonderground, forecast.io, dan World Weather. Dukungan dari 3 penyedia cuaca tersebut membuat pengguna bisa memilih prakiraan cuaca yang paling tepat dan paling bisa diandalkan.

Animasi cuaca dibuat lucu dan menarik untuk berbagai jenis kondisi cuaca, baik untuk pagi ataupun malam hari. Anda juga dengan mudah melacak cuaca lokasi di sekitar Anda atau lokasi lain di seluruh dunia.

Untuk fitur, Anda bisa mengetahui informasi cuaca, lengkap dengan suhu saat itu, suhu maksimum dan minimum, kecepatan angin, hujan, dan kelembaban. Anda juga bisa mengetahui cuaca dalam 10 hari ke depan.

Weather 360 juga bisa diletakkan pada home screen di smartphone dan Anda bisa memilih sendiri tema yang ingin Anda gunakan. Ada juga store yang menyediakan berbagai tema dan desain tanpa batas. Anda juga bisa mengatur sendiri ikon cuaca, warna, dan pilihan jam sesuai selera.

Walaupun masih versi beta, pengguna Android sudah bisa mendapatkannya gratis di Google Play Store. Sedangkan untuk pengguna OS yang lain, Weather 360 sampai saat ini belum tersedia.

Rabu, 18 Maret 2015

Google Perketat Pengawasan Aplikasi Baru

GaplekNews - Google Play Store selama ini dicap sebagai pasar liar jika dibandingkan App Store kepunyaan Apple Inc, namun hal ini akan berubah.

Google akan mensyaratkan peninjauan aplikasi oleh manusia—bukan mesin—sebelum merilisnya serta memakai sistem pemeringkatan baru berbasis usia. Keduanya dirancang untuk lebih mengendalikan aplikasi yang disediakan Play, sehingga mereka tidak melanggar kebijakan Google. Pengguna, terutama yang masih muda, juga akan mendapatkan aplikasi dan game yang sesuai.

Dalam sebuah tulisan blog, Selasa, Google mengatakan satu tim ahli telah mulai meninjau semua aplikasi sebelum dirilis “untuk melindungi komunitas lebih baik dan memperbaiki katalog aplikasi.” Dengan ini, Google pun lebih cepat mengetahui pelanggaran kebijakan pengembang.

Sebelumnya, Google merilis aplikasi terlebih dulu, baru memakai software untuk memeriksa masalah. Perusahaan telah menarik beberapa app dari Google Play setelah dirilis. Tahun lalu, Google menarik aplikasi bernama “Disconnect Mobile” lantaran bentrok dengan app lain.

Dengan perubahan ini, Google kian menyamai pendekatan Apple, yang mengerahkan sebuah tim guna memeriksa setiap konten dan fungsi app—beserta pembaruannya—sebelum diperbolehkan tampil di App Store.

Software dari Google sanggup menelusuri foto-foto dalam aplikasi dan game yang tidak mematuhi kebijakannya, kata Purnima Kochikar, direktur pengembangan bisnis untuk Google Play. Menurutnya, sistem mesin ini kurang efektif dalam memeriksa situasi yang lebih rumit, seperti masalah hak properti intelektual.

Contohnya, aplikasi yang menawarkan tip dan trik bermain game lain terkadang ditandai sebagai pelanggaran hak cipta properti intelektual. Namun beberapa pengembang justru ingin aplikasi lain membantu pengguna game-nya. Review dari manusia dapat membantu memecahkan masalah seperti itu, kata Kochikar.

Google juga merilis sistem pemeringkat app dan game baru berdasarkan pengguna yang ditarget. Google memakai lisensi sistem pemeringkatan yang dikembangkan oleh International Age Rating Coalition, kelompok organisasi pengawas industri seperti Entertainment Software Rating Board (ESRB). Sistem pemeringkatan yang sama juga dipakai dalam videogame.

Peringkat ini didasarkan pada jawaban pengembang terhadap kuesioner konten. Jika pengembang tidak melengkapi kuesioner, aplikasinya akan ditandai “belum diperingkat” dan mungkin diblok di beberapa area atau untuk pengguna tertentu. Beberapa negara mewajibkan app diperingkat berdasarkan usia, menurut Eunice Kim, manajer produk Google Play.

Di Amerika Utara, ESRB menawarkan enam rating berbasis usia, dari EC (early childhood atau masa kanak-kanak awal) sampai AO atau adult only (khusus dewasa). Sebagian besargame mendapat E atau everyone (semua orang), termasuk permainan mobile yang kebanyakan menyasar pemain awam.

Belakangan ini, beberapa mobile game mulai menargetkan “gamer kelas berat,” kata Patricia Vance, presiden ESRB yang berbasis di New York. Pemain seperti ini “menginginkan permainan yang lebih susah, sehingga kontennya tak selalu sesuai untuk semua umur,” tambahnya.

Dengan memberikan peringkat untuk Google Play dan peritel aplikasi lain, ESRB ingin “menstandarkan alat yang selama ini dipakai pengguna untuk menentukan keputusan belanja mereka,” kata Vance.

Humas Apple menolak mengomentari perubahan kebijakan Google ini. Apple memiliki empat peringkat umur untuk App Store: 4+, 9+, 12+, dan 17+. Humas Apple mengatakan ratingaplikasi didasarkan pada penilaian mereka sendiri. Untuk membantu pengembang, Apple memberikan panduan berdasarkan rating dari ESRB.

Senin, 16 Maret 2015

Aplikasi untuk Edit Foto Teks

GaplekNews - Google merilis aplikasi Google Goggles beberapa waktu lalu untuk ponsel pintar. Aplikasi ini memiliki fitur mengubah foto teks menjadi teks tertulis. Hasil teks tertulis bisa di-copy ke catatan atau aplikasi teks lainnya di smartphone yang menggunakan platform Android.

Cara yang digunakan cukup sederhana. Pengguna tinggal memotret obyek dengan teks yang dibutuhkan. Aplikasi akan “membaca” teks pada gambar dan mengubahnya menjadi teks terstulis yang bisa diedit.

Dalam pengambilan foto sebaiknya perhatikan efek pencahayaan. Kualitas pencahayaan pada gambar memengaruhi aplikasi dalam scanning teks.

Fitur lainnya juga memfasilitasi penggunan untuk mencari informasi terkait teks yang didapatkan. Aplikasi secara otomatis melakukan pencarian informasi menggunakan koneksi internet.

Aplikasi multiguna ini bisa anda download secara gratis di Google Mobile App atau Android Market bagi ponsel ber-platform Android. Hingga saat ini, sekitar 10 juta-50 juta penginstal aplikasi ini.

Pengembang juga sudah melakukan revisi versi pada 28 Mei 2014 untuk versi 1.9.4 dengan kapasitas unduh 2,4 megabyte.

Pada dasarnya, aplikasi ini mengusung fitur pencarian berdasarkan foto dari kamera smartphone. Kegunaannya untuk mencari tahu tentang produk, landmark terkenal, barcode, karya seni, dan gambar lain yang cukup populer.

Fitur lainnya, aplikasi ini juga bisa anda gunakan sebagai penerjemah dari teks hasil scanning foto. Nah, fitu-fitur tersebut bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sabtu, 22 November 2014

Google Tantang Developer Bikin Aplikasi Kesehatan

Gaplek News - Google berupaya memperkenalkan platform Google Fit miliknya dengan mengumumkan kompetisi membuat aplikasi bagi para pengembang pada Selasa, 18 November. Kompetisi bertajuk Google Fit Developer Challenge itu merupakan hasil kerja sama mereka dengan Adidas, Polar dan Withings.

"Kami mengundang Anda untuk membuat dan memamerkan sebuah aplikasi, atau memperbarui aplikasi yang ada, yang terintegrasi dengan Google Fit," kata Google melalui blog resmi.

Google menetapkan 17 Februari 2015 sebagai batas akhir pendaftaran aplikasi. Sesudah itu, juri akan memilih hingga enam aplikasi baru dan aplikasi lama sebagai pemenang.

Google menjanjikan, aplikasi pemenang akan dipamerkan kepada pengguna Android di seluruh dunia melalui Google Play Store, sedangkan posisi kedua akan mendapat bermacam hadiah, termasuk perangkat pintar dari Google, Adidas, Polar, dan Withings.

Selasa, 18 November 2014

Glance, Aplikasi Google Glass Melihat Bercinta dari Sisi Lain

Gaplek News - Teknologi kian maju, seperti kacamata pintar, yang mampu membuat penggunaan telepon, pesan teks, dan aplikasi lainnya dijalankan tanpa bantuan tangan. Dan Google adalah perusahaan pertama yang mengembangkan gadget ini, yang menciptakan kacamata pintar bernama Google Glass.

Gadget ini tentu diikuti oleh pengembangan aplikasi yang medukungnya, dan salah satu apliksi yang sangat unik yaitu Glance. Aplikasi ini akan membantu pasangan melihat hubungan bercinta dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari pasangan Anda.

Bagaimana caranya? Tentunya setiap pasangan harus mempunyai gadget wearable ini, agar bisa diselaraskan. Untuk memulainya juga sangat mudah, ketika pasangan mengenakan Google Glass, cukup mengucapkan 'Ok, glass, it's time." Dan teknologi akan memulai mengambil gambar streaming kepada gadget pasangannya.

Dan untuk mengakhirninya juga sangat mudah, cukup mengatakan, 'Ok, glass, pull out.' Aplikasi ini diciptakan oleh tim yang terdiri dari tiga orang, yang mendapatkan ide ketika digekar lomba hackathon di London tahun lalu.

"Glance memberikan perspektif berbeda. Ini membuat perbedaan  ketika melihat pribadi Anda dari sisi orang lain. Kami masih bereksperimen," kata pembuatnya.

Aplikasi ini memang belum tersedia untuk Google Glass saat ini, tapi aplikasi ini sudah tersedia untuk iPhone.

Senin, 17 November 2014

Tantang Facebook Messenger, Google Buat Google Messenger

Gaplek News - Google kembali menempel Facebook. Setelah merilis jejaring sosial Google+ pesaing facebook.com, kabarnya Google telah merilis aplikasi pesan singkat untuk menantang Facebook Messenger.

Google bakal menguntit kesuksesan Facebook Messenger. Dikutip dari Tech Spot (13/11/2014), setelah di awal tahun Hangouts mendapatkan update dari Google untuk supportpengiriman pesan singkat SMS dan MMS, kali ini ada kabar bahwa perusahaan raksasa itu merilis aplikasi chatting yang berdiri sendiri tanpa terikat dengan Hangouts atau Google+.

Aplikasi chatting yang dinamakan Google Messenger dan memiliki tampilan yang simpledan minimalis. Google Messenger mengadopsi unsur-unsur dari Google Hangouts. Google Messenger kini telah tersedia di Google Play untuk diunduh secara langsung.

Pantauan Solopos.com, Senin (17/11/2014) siang,di Google Playstore, Google Messenger telah diunduh 500.000-an kali dan memperoleh rating 4,4.

Google mengatakan aplikasi ini akan terus mengalami perbaikan. Google berharap nantinya aplikasi ini dapat bersaing dengan Facebook Messenger.

Seperti diketahui, Facebook memutuskan untuk membuat aplikasi chatting mereka yaitu Messenger dapat berdiri sendiri tanpa tergantung pada situs utamanya. Menurut beberapa analisis pasar, setelah dilepas mandiri, pengguna Messenger justru meningkat pesat.

Di Google Playstore, Facebook Messenger telah diunduh sebanyak 500 Jutaan kali dan berada di peringkat dua aplikasi gratis terlaris di dunia. Aplikasi ini memperoleh skor 3,9.

Jumat, 14 November 2014

Google Rilis Aplikasi Pengganti SMS

Gaplek News - Google mengalami dualisme dalam menyediakan aplikasi pesan instan. Setelah memiliki Hangouts, kini Google meluncurkan aplikasi serupa yang diberi nama Messenger.

Aplikasi Messenger telah tersedia di Google Play Store pada Kamis (13/11). Ia hadir dengan tampilan yang sesuai dengan kaidah Material Design di sistem operasi Android versi 5.0 (Lollipop).

Selain sebagai pesan instan, Messenger juga bisa dipakai sebagai pengelola SMS dan MMS di ponsel Android, lalu bisa pula dimanfaatkan untuk Google Voice.

Yang menarik, Messenger menyediakan fitur pengarsipan, memblokir pesan SMS, dan memberi nada dering khusus untuk kontak tertentu.

Tak semua ponsel Android dapat memasangnya. Hanya ponsel Android bersistem operasi versi 4.1 (Ice Cream Sandwich) atau versi lebih baru yang bisa dipasangkan Messenger.

Messenger nampaknya akan memakan eksistensi Hangouts. Google sendiri belum mengumumkan pasti soal nasib Hangouts.

Saat ini, pangsa pasar pesan instan masih dikuasai oleh WhatsApp yang memiliki sekitar 600 juta pengguna aktif. Facebook, yang memiliki aplikasi Facebook Messenger, mengklaim telah memiliki 500 juta pengguna pada November 2014.

Rabu, 12 November 2014

Google Rilis Aplikasi Messenger untuk Android

Gaplek News - Google baru saja merilis sebuah aplikasi baru yang disebut Mesengger. Menurut laporan Phone Arena, aplikasi pesan yang ditujukan untuk para pengguna Andorid tersebut saat ini telah tersedia di Google Play Store.

Messenger adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk saling mengirim dan menerima pesan SMS dan MMS dari ponsel jenis apapun. Meskipun aplikasi ini ditujukan untuk perangkat Lollipop, namun Messenger juga dapat digunakan oleh perangkat Android versi 4.1 atau yang lebih tinggi.

Pengguna dapat mengambil gambar atau video dan kemudian menyebarkannya langsung dari aplikasi ini. Pesan audio juga dapat langsung dikirim ke kontak pengguna. Selain itu, aplikasi ini juga akan memungkinkan pengguna untuk memblokir pesan SMS/MMS yang dianggap mengganggu.

Terdapat ‘sentuhan-sentuhan’ kecil yang tersemat di aplikasi Messenger, termasuk teks berwarna, arsip pesan dan emoji. Messenger juga hadir dengan tampilan Material Design baru. Jika Anda tertarik, Messenger dapat di-download secara gratis di Google Play Store. 

Selasa, 11 November 2014

Kesan Pertama Mencoba Aplikasi Google Inbox

Gaplek News - Akhir Oktober lalu, Google meluncurkan aplikasi email yang mereka namai Inbox. Sampai saat ini, Inbox, yang tersedia untuk Android, iPhone dan browser Chrome, hanya bisa dinikmati oleh mereka yang diundang.

Saat pertama kali mencoba di Android, perbedaan antara Inbox dan Gmail versi 5.0, yang sudah mengadopsi material design, memang langsung terasa. Tampilan email di Inbox terlihat lebih besar dan lengkap karena menampilkan pratinjau berkas yang disertakan pengirim, seperti video, dokumen atau foto. Tampilan di Google Chrome jauh lebih terasa, seperti Anda lihat di bawah ini.

Meskipun peletakan menu tampak sama, fitur-fitur Inbox lebih lengkap. Ia memungkinkan kita membuka email yang betul-betul penting secara lebih cepat dan mengabaikan atau menunda hal yang kurang penting. 

Selain itu, kita bisa menandai semua email yang belum kita baca sebagai sudah terbaca dengan satu sapuan di layar. Fitur ini sangat membantu jika kita kerap menerima email promosi dari penerbit kartu kredit, misalnya.

Hal tersebut memungkinkan karena Inbox menyatukan semua email ke dalam kelompok berbeda-beda, sehingga kita tak perlu memfilternya secara manual. Kelompok-kelompok itu antara lain, Travel, Purchases, Finance, Social, dan lain-lain. Google juga menandai alamat email orang yang paling kerap kita kirimi email, sehingga akan muncul sebagai prioritas saat kita ingin mengirim email.

Fitur yang juga cukup menarik adalah "Snooze". Dengan menyapu layar ke sebelah kiri, kita bisa mengabaikan email dan meminta Inbox mengingatkan kita kembali besok, lusa atau waktu lainnya. Tentu saja, semua fitur standar Gmail masih bisa Anda nikmati. 

Pengoperasian Inbox terasa sangat cepat karena bisa mengakses Google secara langsung, tanpa melalui IMAP, seperti aplikasi buatan pihak ketiga. Jika Anda seorang profesional yang mengandalkan Gmail sebagai salah satu perangkat utama untuk bekerja, Inbox adalah aplikasi yang wajib Anda miliki.

Senin, 10 November 2014

Wow, Ada Aplikasi Android Google Map Model Terbaru

Gaplek News - Wow, Ada Aplikasi Android Google Map Model Terbaru. Nama Google Map mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Salah satu dari layanan raksasa Internet asal Amerika Serikat itu kini terus meningkatkan layananya. Berawal dari layanan peta online di desktop kini telah menjangkau di perangkat aplikasi mobile.

Kini Google terus meningkatkan layanan di Google Map agar dapat memberikan kepuasan bagi para penggunanya. Setelah mereka melengkapi efek gambar 3D di kawasan perkotaan besar dunia, kini Google mengembangkan model baru dengan Material Desain Modern untuk menyesuaikan Android 5.0 Lollipop.

Android 5.0 Lollipop pertama kali diperkenalkan diperkenalkan pertengahan bulan lalu di Google Nexus 6, Nexus 9, dan Nexus Player. Kini Google telah menyediakan versi terbaru dari aplikasi Google Map, Google Map 9.0. yang akan segara diluncurkan ke perangkat Android dan iPhone beberapa minggu kedepan.

Di Google Maps versi 9.0 ini cukup berbeda dibandingkan dengan versi sebelumnya. Terasa sekali perubahan dari desainnya setelah versi terbaru ini dikembangkan mengikuti konsep Material Desain. Selain perubahan desain, Google juga menambahkan beberapa fitur baru pada update Google Maps.

Di antaranya adalah OpenTable dimana memungkinkan seseorang untuk memesan meja restouran melalu fitur ini, jika restoran menggunakan layanan OpenTable. Hanya saja layanan ini baru tersedia untuk masyarakat yang berdomisili di Amerika Serikat saja. Selain itu, masih ada lagi layanan aplikasi Uber yang terintegrasi dengan Google Maps.

Apakah Anda penasaran? Lebih baik bersabar saja hingga nanti muncul di Google Play Store atau segera masuk di pemberitahuan perangkat Anda bahwa update Google Maps terbaru telah tersedia.

Jumat, 24 Oktober 2014

Google Inbox, Aplikasi Email Client yang Lebih Produktif

GaplekNews - Kemarin Google telah merilis aplikasi yang disebut dengan Inbox yang merupakan email client yang dilengkapi fitur tambahan untuk meningkatkan produktifitasnya. Google Inbox saat ini hanya tersedia bagi pengguna yang telah menerima undangan dari perusahaan tersebut untuk mencoba aplikasi canggih tersebut. Apa saja fitur yang ditawarkan oleh Google Inbox?

Pada dasarnya aplikasi Google Inbox ini tak jauh berbeda dengan aplikasi email client yang menampilkan pesan dan percakapan, tetapi ia memiliki fungsi yang lebih maju untuk meningkatkan profuktifitas. Tak hanya menampilkan pesan email, Google Inbox juga menampilkan daftar reminder/pengingat, memungkinkan untuk melakukan pin pesan, dan mengambil tindakan kontekstual mengenai pesan tertentu.

Google Inbox juga memiliki fungsi untuk mengelompokkan email atau pesan tertentu untuk memudahkan pengguna mengakses dan membaca secara keseluruhan, fitur ini disebut dengan Bundle. Secara default ada beberapa Bundle yang tersedia pada aplikasi Google Inbox, yakni Travel, Purchases, Finance, Social, Updates, Forums, dan Promo.

Tampaknya Google menggabungkan fungsi email client Gmail, Mailbox, dan Google Now dalam sebuah aplikasi yang memiliki fungsi yang luas dan sangat membantu aktivitas penggunanya. Beberapa email penting atau email mengenai pekerjaan yang sedang dikerjakan dapat dipin agar cepat dan mudah mengaksesnya.

Beberapa fungsi Google Now yang dimiliki oleh Google Inbox adalah pengingat atau reminder yang dapat diatur berdasarkan waktu atau lokasi yang terdapat di aplikasi Inbox. Pengguna juga dapat menunda pengiriman email sampai batas waktu yang ditentukan.

Seperti yang dilansir dari Google Blog dan Phone Arena(23/10/2014), Anda yang penasaran dengan aplikasi Google Inbox ini dapat mengirim email ke Inbox@google.com untuk mendapat undangan untuk mencoba aplikasi tersebut.

Kamis, 23 Oktober 2014

Aplikasi Gmail Segera Dukung Yahoo dan Outlook

GaplekNews - Anda menggunakan aplikasi client email yang berbeda untuk membuka email di device Android? Kebiasaan itu bakal segera hilang dalam waktu dekat. Menurut laporan Android Police, aplikasi Gmail dari Google akan bisa menangani akun email non-Gmail seperti Yahoo! dan Outlook serta email lainnya dalam waktu dekat.

Update itu diperkirakan bakal dilakukan Google bersamaan dengan dirilisnya sistem operasi Android Lollipop. Dengan update tersebut pengguna aplikasi Gmail bisa melakukan sinkronisasi email non-Gmail dalam aplikasi Gmail untuk pertama kalinya.

Dalam video yang diunggah di Android Police diperlihatkan pengguna mengakses aneka akun email termasuk didalamnya Yahoo! dan Outlook menggunakan aplikasi Gmail.

Pengguna bisa mengakses akun berbeda dalam aplikasi tersebut seperti perpindahan antara akun Google dalam aplikasi Gmail saat ini. Dalam video itu juga diperlihatkan desain baru Gmail yang mengikuti Material Design yang ada dalam Android Lollipop.

Diprediksi fitur baru ini bakal membuat banyak pengguna email non-Gmail yang akan menggunakan aplikasi tersebut.

Belum diketahui kapan update Gmail bisa didapatkan di sistem operasi iOS milik Apple, tapi biasanya Google mengaplikasikan update mereka ke dalam aplikasi Android sebelum menerapkannya ke iOS.

Google Rilis Inbox, Aplikasi Gratis untuk Mengelola Email

GaplekNews - Google meluncurkan aplikasi baru untuk mengelola email Anda, Inbox. Aplikasi gratis ini memudahkan pengguna untuk mengelola email, dan memiliki fitur pengingat, dan dapat menyorot pesan penting.

Inbox seperti menggabungkan kelebihan aplikasi Mailbox dan Google Now.

Sayangnya, aplikasi tersebut belum dapat dipakai oleh semua orang karena Google memberlakukan sistem undangan. Anda dapat mengajukan permintaan melalui inbox@google.com atau meminta teman yang sudah mendapatkannya untuk mengundang Anda.

Layanan ini akan tersedia untuk Web, iOS7+1 dan Android 4.1+. Inbox tak akan meniadakan Gmail karena untuk mengaksesnya, Anda tetap membutuhkan username dan password Gmail.

Minggu, 05 Oktober 2014

Tantang WhatsApp, Google Bakal Rilis Aplikasi Pesan Mobile

 

GaplekNews - Google berencana meluncurkan aplikasi pesan mobile untuk bersaing dengan Whatsapp, WeChat, LINE dan aplikasi serupa lain. Rencana ini bertujuan mengambil pasar aplikasi pesan singkat.

Dilansir Neowin, Sabtu (4/10/2014), Product Manager Google, Nikhyl Singhal diutus ke India untuk mengkaji ekosistem pesan mobile yang sedang tumbuh pesat karena peningkatan telepon pintar murah dan akses mudah ke mobile data.

Saat ini, ekosistem pesan mobile didominasi oleh WhatsApp, Facebook Messenger, LINE, WeChat dan juga BBM. Aplikasi milik Google, Hangouts, kesulitan mengambil hati pengguna mobile. Salah satu alasan popularitas layanan pesan lain adalah kemudahan menemukan pengguna dan autentikasi pengguna lewat nomor telepon.

Google telah membuat peningkatan pada aplikasi Hangouts-nya dan sedang berupaya menggabungkan semua fitur dari Google Talk, Voice dan SMS di satu aplikasi. Namun, semua fitur tersebut dibatasi negara. 

Selain itu, aplikasi milik Google tidak memiliki fitur yang menjadi standard aplikasi pesan lain seperti catatan suara, pesan grup, emoji, stickers dan kemampuan berbagi media.

Senin, 08 September 2014

Google Siapkan Petayang Lebih Akurat

GaplekNews - Google tengah meningkatkan akurasi aplikasi peta Google Maps lewat sistem bernama Ground Truth. Sistem tersebut berupa metode yang digunakan Google untuk mengumpulkan data dari wilayah yang dipetakan.

Situs Business Insider menyebutkan data yang diperbarui berasal dari sejumlah sumber, antara lain, algoritma, satelit, Street View, serta informasi yang berasal dari perorangan. Adapun sistem Ground Truth sudah diterapkan Google sejak 2008.

"Hingga hari ini ada 50 negara yang datanya sudah diperbarui lewat Ground Truth," demikian laporan
Business Insider, Senin, 8 September 2014.

Negara yang bakal memiliki tampilan peta lebih akurat antara lain Taiwan, Malaysia, Polandia, Rusia, dan Rumania. Adapun Google sudah meluncurkan aplikasi Map Maker dan Report a Problem di Taiwan, Rusia, dan Malaysia.

Map Maker dan Reporta Problem memungkinkan orang untuk berkontribusi memberikan informasi, seperti taman, jalan, dan tempat-tempat menarik. Tujuan utamanya adalah agar pengguna Google Maps selalu memperoleh informasi baru dan akurat.

Manajer Produk Google Maps, Manik Gupa, menyatakan banyaknya keajaiban yang terjadi di balik Google Maps berasal dari masyarakat. Keajaiban yang dimaksud adalah informasi baru dan tidak terduga yang justru datang dari pengguna Google Maps.

Meskipun demikian, Gupta tak lupa mengapresiasi tim Google Maps. "Keajaiban berasal dari karyawan Google yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan data dari jalan di seluruh dunia," katanya.

Gaplek Populer Week