Tampilkan postingan dengan label chatting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chatting. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 November 2014

WhatsApp Penguasa Aplikasi Chatting di Indonesia

Gaplek News - Setelah sekian lama menjadi penguasa lalu lintas pesan instan di Indonesia, BlackBerry Messenger (BBM) kini harus mengakui mengakui keunggulan WhatsApp.

Berbicara di atas panggung MMA Forum Indonesia 2014, Chief Social Media Officer XL Axiata Ongki Kurniawan mengungkapkan bahwa kini WhatsApp telah menjadi aplikasi chattingpaling popular di Indonesia, mengalahkan BBM.

Mengutip Dailysocial.net, berdasarkan data yang diperoleh XL, pertumbuhan WhatsApp dari tahun ke tahun mencapai 37 persen, sementara BBM turun 15 persen dari tahun lalu.

Secara keseluruhan, 70 persen dari 31,2 juta pelanggan XL yang terhubung ke internet terdaftar sebagai pengguna WhatsApp. Sementara BBM hanya digunakan oleh 10 persen pelanggan XL.

Hal ini tidak begitu mengherankan mengingat WhatsApp kini merupakan aplikasi chatting paling popular di dunia dengan lebih dari 600 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Selain WhatsApp, aplikasi chatting yang kini tengah naik daun di Tanah Air adalah LINE dan WeChat. Kedua aplikasi tersebut bahkan kini tengah menyusul popularitas BBM.

Minggu, 12 Oktober 2014

ComiXchat, Aplikasi Chatting Ala Komik untuk WP, Android & iOS

GaplekNews - ComiXchat adalah aplikasi chatting baru ala komik yang secara resmi telah diluncurkan untuk perangkat dengan sistem operasi Windows Phone, Android, dan Apple iOS. Aplikasi chatting ComiXchat ini mengusung konsep yang sama sekali berbeda dengan instant messaging yang ada saat ini seperti BlackBerry Messenger, WhatsApp, Line, WeChat atau KakaoTalk.

Aplikasi ComiXchat adalah aplikasi chatting yang mengusung konsep ala komik yang mana selain pengguna dapat ngobrol satu sama lain, juga secara otomatis meng-generate comic strip atau otomatis tampil dalam format komik. Sehingga percakapan yang dilakukan oleh pengguna ComiXchat ini secara otomatis digambarkan secara menarik seperti sebuah komik, keren bukan?

Pengguna ComiXchat dapat melakukan chatting dengan teman secara one-to-one atau beberapa orang sekaligus dalam sebuah grup. Aplikasi ComiXchat kemudian menampilkan pengguna dan teman-temannya dalam sebuah ilustrasi komik dan saat pengguna mengirim pesan, maka akan muncul gelembung teks pada karakter di gambar ilustrasi tersebut.

Konsep yang ditawarkan oleh ComiXchat ini sangat unik, tetapi masih memiliki kelemahan pada pengiriman pesan yang kadang terlambat atau pending seperti BBM. Kelambatan pengiriman pesan pada ComiXchat bisa disebabkan oleh rumitnya tampilan komik dari aplikasi itu sendiri karena setiap percakapan hadir dalam satu frame.

Setelah diinstal, aplikasi ComiXchat akan secara otomatis mendeteksi teman Anda yang terdaftar pada kontak perangkat dan kontak di Facebook. Hal ini memungkinkan pengguna mengetahui siapa saja yang telah menginstal aplikasi ComiXchat. Pengguna dapat melakukan pencarian dengan cara memasukkan email teman yang dimaksud, seperti yang dilansir dari Pocket Lint (09/10/2014).

Rabu, 08 Oktober 2014

Facebook segera luncurkan aplikasi chatting khusus untuk gosip?

GaplekNews - Beberapa hari yang lalu, Facebook telah menyelesaikan tanggungan 'utang' mereka saat membeli WhatsApp dengan harga triliunan rupiah. Ternyata perusahaan pemilik jejaring sosial terbesar di dunia tersebut belum puas. Mereka berminat menembak sektor yang sampai saat masih jarang dieksploitasi oleh rival-rival mereka, dunia chatting anonim.

Seperti dikabarkan oleh Daily Mail (07/10), Facebook berencana meluncurkan sebuah aplikasi chatting yang jauh lebih rahasia ketimbang WhatsApp atau Facebook Messenger. Aplikasi chatting berkonsep 'anonymous' tersebut memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi tanpa harus menggunakan nama asli mereka. Alhasil, kegiatan gosip dapat dilakukan dengan lebih 'nyaman'.

Menurut sumber dari New York Times, aplikasi ini nantinya berdiri sendiri seperti WhatsApp dan tidak terhubung dengan Facebook. Sayangnya, cara pakai dari aplikasi chatting tersebut masih dirahasiakan.

Proyek aplikasi chatting anonim ini kabarnya dipimpin oleh product manajer dari Facebook, Josh Miller. Sebelum bergabung dengan Facebook, Miller adalah pendiri dari sebuah start-up yang menaungi forum-forum diskusi internet dalam skala kecil. Miller dan timnya diketahui memulai pembuatan aplikasi chatting ini sejak tahun lalu.

Pembuatan aplikasi chatting anonim ini dipercaya sebagai upaya untuk memperluas cakupan layanan komunikasi online Facebook. Sebelumnya, Facebook memang kerap terseret kasus-kasus yang berhubungan dengan penggunaan nama asli di jejaring sosial mereka. Banyak pihak yang mengkritik kebijakan perusahaan Mark Zuckerberg terkait kewajiban pemakaian nama asli di Facebook. Hal yang juga pernah terjadi pada Google+.

"Dengan membedakan Facebook dengan layanan internet lain yang bersifat pseudonim dan anonim, kami mengikuti norma sosial yang ada," ungkap Chris Cox, chief product dari Facebook.

Oleh sebab itu, banyak yang menyambut gembira kabar peluncuran aplikasi chatting anonim ini. Kini banyak pengguna jejaring sosial dapat berinteraksi dengan lebih bebas dan aman tanpa perlu takut melanggar aturan-aturan privasi.

Gaplek Populer Week