Tampilkan postingan dengan label twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label twitter. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2015

Periscope, Aplikasi Live Streaming Ala Twitter

GaplekNews Seiring dengan semakin membaiknya jaringan internet selular, layanan video streaming kian populer. YouTube menjadi situs video yang paling populer, namun memiliki kelemahan tidak mendukung live streaming atau siaran langsung dari ponsel, kecuali hanya di beberapa seri Sony Xperia. Peluang ini dimanfaatkan oleh startup seperti Ustream dan Meerkat untuk menggelar aplikasi live streaming di ponsel. Twitter rupanya juga melihat potensi ini sehingga pada Januari yang lalu mengakuisisi startup Periscope.

Menjelang penghujung Maret ini, situs microblog asal Amerika Serikat ini merilis aplikasi Periscope. Aplikasi live streaming tersebut saat ini baru tersedia untuk perangkat iOS saja, sedangkan versi Android masih dalam tahap pengembangan. “Mungkin terdengar gila, tapi kami ingin membangun teleportasi yang paling dekat teleportasi. Meskipun ada banyak cara untuk menemukan peristiwa dan tempat, kami menyadari tidak ada cara yang lebih baik untuk merasakan tempat yang terjadi saat itu juga selain melalui live video. Sebuah gambar bisa bernilai seribu kata, namun live video dapat membawa Anda ke suatu tempat dan menunjukkan suasana di sekitarnya,” tulis Periscope di blog Medium.

Sebagaimana Twitter, pengguna di Periscope bisa saling follow satu sama lain. Dan ketika ada pengguna di kontak yang sedang “on air”, maka secara otomatis akan muncul di notifikasi. Dengan kata lain, live broadcast ini bisa dibuat terbatas untuk kelompok terpilih saja diinginkan. Sebaliknya untuk yang lain, jika dirasa terlalu mengganggu, pengguna bisa menonaktifkan fitur notifikasi.

Pemirsa dapat mengirimkan komentar dan “like” dengan tanda hati seperti di Instagram untuk berinteraksi dengan penyiar. Anda juga dapat mengkonfigurasi aplikasi untuk men-tweet tautan web dari live streaming sehingga bisa diakses pengguna lain dari browser. Asyiknya lagi, penyiar (broadcaster) dapat membuat konten mereka tersedia untuk replay selama 24 jam setelah transmisi asli.

Aplikasi ini dioptimalkan untuk iPhone 5, iPhone 6, dan iPhone 6 Plus dan membutuhkan iOS 7.1 atau yang lebih baru. Anda bisa mengunduhnya gratis dari Apple App Store.

Minggu, 05 Oktober 2014

APLIKASI JEJARING SOSIAL : Inilah 5 Aplikasi Jejaring Sosial Terbaik Saat Ini

GaplekNews - Laman Business Insider merilis daftar 100 aplikasi mobile terbaik saat ini. Daftar ini diklasifikasikan berdasarkan jenis dan fungsi aplikasi. Terdapat kategori aplikasi produktivitas, game, olahraga, travelling dan masih banyak lagi.

Namun dari sekian banya kategori, salah satu yang paling menarik dan membuat penasaran adalah daftar aplikasi jejaring sosial terbaik saat ini.

Business Insider mengaku bahwa pemilihan aplikasi terbaik ini mempertimbangkan sejumlah aspek penilaian. Dan yang paling diutamakan adalah aspek frekuensi penggunaan aplikasi tersebut.

Nah, untuk lebih jelasnya berikut adalah daftar 5 aplikasi jejaring sosial terbaik sepanjang masa yang dilansir Liputan6.com dari Business Insider.

1. WhatsApp

Pastinya ada alasan masuk akal kenapa Facebook mau mengakuisisi WhatsApp dengan tebusan mencapai US$ 19 miliar pada awal tahun 2014 ini. Salah satu faktor utamanya adalah, WhatsApp membawa konsep aplikasi perpesanan instan yang sebenarnya. Mudah digunakan, simpel, dan gratis.

Aplikasi ini sangat menyenangkan untuk digunakan. Dirancang dengan baik, bebas biaya (bahkan untuk berkirim pesan antar negara), memiliki basis pengguna yang sangat besar, dan mengakomodasi pengiriman pesan dalam bentuk teks, gambar, suata dan video.

2. Snapchat

Soal berbagi foto, Snapchat adalah yang terbaik. Meski pada satu sisi ada kesan buruk bersama aplikasi ini — Snapchat kerap dijadikan ajang berbagi foto asusila — namun Snapchat diakui menjadi yang tebaik dalam kategori komunikasi visual.

Dengan fitur baru Stories yang memungkinkan pengguna merangkai cerita dari foto, Snapchat menjadi semakin digemari. Serunya lagi, Anda juga tetap bisa berkirim pesan teks di dalamnya.

3. Instagram

Jika Snapchat unggul karena fitur-fitur canggihnya, Instagram lebih mengandalkan faktor keindahan. Ya, aplikasi ini memang ‘indah’ untuk digunakan. Filter-filter yang tersedia ikonik dan apa yang ditampilkan di Instagram patut diakui sedikit banyak bernilai artistik.

Dengan jumlah pengguna aktif mencapai hampir 200 juta, Instagram adalah aplikasi jejarings sosial yang paling tepat untuk memamerkan karya fotografi Anda.

4. Vine

Vine adalah tempat bagi orang-orang kreatif. Bila ingin menggunakan aplikasi ini, Anda wajib berpikir keras bagaimana cara menghasilkan konten video berdurasi 6 detik yang sangat menarik.

Tak sedikit karya-karya inovatif yang bertebaran di Vine. Serunya lagi, aplikasi berbagai video ini juga terintegrasi dengan media sosial lain, yakni Twitter dan Facebook.

5. Twitter

Meski sudah tak lagi hype seperti beberapa tahun lalu. Namun Twitter masih dapat diandalkan sebagai media untuk mencari berbagai macam informasi. Fungsinya sudah bergeser bukan lagi sekedar untuk saling berinteraksi antar pengguna, melainkan juga telah menjadi media berbagi informasi penting ter-update.

Selasa, 09 September 2014

Twitter Tampilkan Tombol Buy, Belanja Online Bisa Lewat Timeline

GaplekNews - Apa yang bisa dilakukan user di lini masa? Aktivitas itu pasti hanya terkait di lingkaran kicauan. Seperti membalas (reply), menyebut (mention), berbagi (share), mengulang kembali (tweet), atau menfavoritkan tweet. Jika pengguna bisa belanja di Timeline, bukankah ini sebuah terobosan baru?

Ingin belanja online kini tak perlu masuk ke situs toko daring. Cukup dari lini masa user bisa belanja apa saja. Twitter kini sedang lakukan uji coba dengan menanamkan tombol beli (buy) di tweet tertentu yang mengalir di Timeline pengguna.

Sedianya penampakan tombol buy ini mirip dengan tombol instal. Sebuah tombol yang muncul di satu tweet yang dipromosikan alias iklan. User bisa langsung lakukan instalasi atau unduh aplikasi atau game tertentu yang ditawarkan di lini masa.

Tombol ini kabarnya sedang diujicobakan di sejumlah pengguna di wilayah Amerika Serikat. Sehingga, user Tanah Air mungkin belum mendapati penampakan tombol tersebut. Twitter menggandeng sejumlah mitra dalam menggulirkan fitur itu.

Misalkan saja sejumlah akun yakni Fancy (@fancy), Gumroad (@gumroad), Musictoday (@Musictoday) dan Stripe (@stripe). Beberapa pekan ke depan, Twitter melalui tombol Buy akan mendukung Burberry (@burberry), Eminem (@eminem), The Home Depot (@HomeDepot) serta Megadeth (@Megadeth).

Di atas ada sejumlah akun musisi atau penyanyi. Dengan tombol buy, pengguna bisa dengan mudah jika ingin membeli tiket konser. Ada pula satu layanan e-commerce Fancy yang cukup digemari di AS.

Bila memang menyasar user Indonesia, pastinya Twitter akan lakukan kemitraan dengan rekanan lokal. Misalkan saja Lazada, Elevenia, Rakutan, dll.

Jumat, 05 September 2014

Salahkan Twitter, TwitPic Hentikan Layanan

TwitPic, aplikasi pihak ketiga yang memberikan layanan mengunggah foto ke Twitter secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan layanan mereka dalam waktu dekat. TwitPic akan berhenti beroperasi pada 25 September mendatang.

"TwitPic akan berhenti beroperasi pada 25 September. Anda dapat mengekspor seluruh foto dan video milik Anda. Kami akan memberitahukan kepada semua penggunakapan fitur ini bisa digunakandalam beberapa hari mendatang," kata pendiri TwitPic Noah Everett melalui blog resmi perusahaan.

"Kondisi ini tidak kami harapkan dan adalah pengumuman yang sulit untuk kami lakukan. Kami ingin menegaskan apa yang menjadi dasar dari keputusan ini."

Lebih lanjut Everett mempersalahkan Twitter atas penutupan TwitPic. Perusahaannya mengajukan hak paten pada 2009 dimana kemudian mereka dihubungi Twitter saat memasuki tahap "published for opposition". Everett menyatakan bahwa Twitter mengancam TwitPic bahwa mereka akan menghentikan akses terhadap API (antarmuka pemrograman aplikasi) Twitter.

Jika itu dilakukan Twitter maka TwitPic sama sekali tak memiliki akses terhadap pengguna mereka yang notabene seluruhnya penggunaTwitter.

Everett juga mengakui bahwa TwitPic tak memiliki sumber daya yang cukup untuk mempertahankan layanan mereka jika tak mendapatkan akses API Twitter sehingga keputusan menghentikan layanan TwitPic harus dilakukan.

"Sayang sekali kami tidak memiliki cukup dana untuk melawan perusahaan besar seperti Twitter untuk menjaga paten yang kami yakini merupakan milik kami sepenuhnya. Sehingga kami akhirnya memutuskan untuk menghentikan layanan TwitPic," pungkas Everett.

Gaplek Populer Week