GaplekNews - Sebagai perusahaan yang memiliki lebih dari 12 ribu karyawan secara global, Yahoo mengumumkan profil demografi karyawannya. Dalam laporan secara terbuka terungkap, karyawan Yahoo didominasi oleh karyawan pria. Rilis profil karyawan Yahoo itu menyusul langkah serupa yang dilakukan Google dan LinkedIn, sebelumnya.
Rilis profil demografi karyawan itu juga ingin menggambarkan sejauh mana akomodasi keragaman latar belakang karyawannya. Melansir The Verge, Rabu 18 Juni 2014 mengatakan secara total, jumlah karyawan pria Yahoo mencapai 62 persen sedangkan karyawan peremuan 37 persen.
Bila melihat profil etnis karyawan, setengah karyawan Yahoo merupakan karyawan kulit putih (50 persen), disusul orang Asia (39 persen), hispanik (4 persen), kulit hitam (2 persen) dan lainnya. "Di Yahoo, kami berkomitmen menarik, mengembangkan dan mempertahankan tenaga kerja yang beragam," kata Jackie Reses, Kepala Pengembangan Yahoo dalam postingan profil karyawan perusahaan.
Reses menambahkan secara keseluruhan, karyawan di Yahoo bertujuan menciptakan budaya kerja yang menarik dan mempertahankan bakat semua karyawan. "Terlepas dari latar belakang mereka dan kami ingin membantu orang tumbuh dengan potensi mereka sepenuhnya," ujar Reses.
Dominasi karyawan pria juga terlihat pada profil karyawan yang menngurusi teknologi, non teknologi maupun posisi kepemimpinan perusahaan. Dari kategori karyawan teknologi, pria mendominasi 85 persen sedangkan perempuan (15 persen), untuk karyawan non teknologi, pria mencakup 47 persen dan perempuan (52 persen), kepemimpinan perusahaan (pria 77 persen dan perempuan 23 persen).
Persentase cukup kompetitif terekam bila melihat profil karyawan di Amerika Serikat. Untuk karyawan teknologi, pria masih mendominasi dengan raihan 57 persen dan perempuan 35 persen, posisi karyawan non teknologi, karyawan perempuan (63 persen) mengalahkan karyawan pria (24 persen). Hal yang sama juga terjadi pada posisi kepemimpinan perusahaan, yang mana perempuan mengisi 78 persen dibanding pria dengan 17 persen.
Profil Karyawan Google
Bagaimana dengan Google?. Profil karyawan perusahaan internet dunia itu dipandang belum mewakili keragaman. Dengan jumlah karyawan secara global hampir 50 ribu karyawan, profil karyawan disebutkan masih jauh dalam mengakomodasi keragaman karyawan.
Beberapa problem meliputi latar belakang pendidikan dan karyawan perempuan yang lebih sedikit, karyawan kulit hitam sampai karyawan gelar ilmu komputer. Problem seputar visa kerja karyawan asing juga menjadi perhatian.
Secara umum profil karyawan Yahoo dan LinkedIn lebih mirip, dengan profil karyawan perempuan secara global keduanya kurang dari 40 persen. Kesamaan lain yaitu baik Yahoo dan LinkedIn masih didominasi oleh karyawan kulit putih dan etnis Asia diantara karyawan Amerika Serikat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Gaplek Populer Week
-
GaplekNews - Aplikasi Android : Mulai Pagi Harimu dengan Informasi Hangat dari Morning Kit. Pagi hari merupakan waktu yang sibuk bagi kita u...
-
Gaplek News - Menanggapi kontroversi seputar aplikasi yang bisa diunduh gratis namun mengharuskan / mengajak pengguna membeli beberapa it...
-
GaplekNews - Aplikasi navigasi interaktif Waze meluncurkan program baru bernama “ Connected Citizenz ”, Kamis (2/10/2014). Program tersebu...
-
GaplekNews - iOS 7 adalah sistem operasi mobile Apple yang telah berusia sepuluh bulan. Tidak seperti sistem operasi lain, pertumbuhan i...
-
GaplekNews- Sundar Pichai mendapatkan promosi jabatan pada tahun lalu untuk memimpin divisi Android Google. Sebagai Senior Vice President...
-
Gaplek News - Saat ini banyak pengguna perangkat Android yang hobi menggambar, melukis dan membuat sketsa menggunakan aplikasi yang ada per...
-
Bermodalkan kamera dan kemampuan berbicara, para YouTuber (sebutan kreator konten di YouTube) mampu menghasilkan uang miliaran melalui trafi...
-
GaplekNews ― Facebook memiliki aturan yang tegas tentang foto yang memuat ketelanjangan. Namun, aturan tersebut memiliki area abu-abu untuk ...
-
Gaplek News--Instagram telah melakukan upgadre pertamanya setalah diakuisis oleh Facebook, aplikasi berbagi foto yang dikeluarkan adal...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar